🪁 Aliran Arus Pada Sistem Wiper

distribusidan menganalisa penyebaran harmonisa dalam sistem sistem distribusi, sehingga besar dan lokasi harmonisa dapat diketahui. Metode forward-backward adalah salah satu metode yang dapat digunakan untuk melakukan studi aliran daya harmonisa dalam sistem distribusi khususnya sistem distribusi radial. Pertanyaanyang seing muncul, "Sebutkan komponen sistem penerangan lampu kepala?" Berikut ini merupakan penjelasan tentang komponen rangkaian kepala. Baterai berfungsi sebagai sumber listrik utama seluruh sistem kelistrikan pada kendaraan termasuk rangkaian kepala.; Kabel berfungsi sebagai penghubung konduktor arus listrik antar komponen pada sistem rangkaian 1 Konstruksi umum. · Penghapus kaca depan terdiri dari sebuah motor listrik DC (1) dengan gerakkan berputar, roda gigi transmisi (2), mekanisme penggerak (3) dan lengan penghapus kaca (4). · Penghapus laca belakang dan lampu kepala, gerakkan motor dibuat berayun (seperti bandul), sehingga gerakkan motor dapat diberikan langsung pada bagian Kesalahandalam pemasangan / perakitan sistem kelistrikan pada mobil akan menyebabkan kerusakan pada motor stater dan kabel yang bisa terbakar. Oleh karena itu, biasanya sistem kelistrikan motor stater yang tepasang pada mobil menggunakan relay yang berfungsi agar tegangan bypass dari baterai langsung ke motor stater tanpa terhambat di switch Sistemcuk membuat campuran udara bahan bakar kaya (1:1) yang disalurkan ke dalam silinder bila mesin masih dingin. Gambar 2.21. Automatic choke dengan sistem elektrik. 2.7.2 Sistem Pelumasan . Sistem pelumasan pada kendaraan dibutuhkan untuk mengurangi gesekan yang terjadi antara komponen-komponen yang bersinggungan. 63. HASIL DAN PEMBAHASAN 3.1 Desain sistem portable solar water pump Dari hasil data yang telah di kumpulkan dari beberapa sumber maka dapat di buat kerangka sistem portable solar water pump dengan mempertimbangkan dari faktor biaya dan cara pengangkutan alat, sehingga dapat disimpulkan membuat kerangka seperti gambar 2, gambar 3, gambar 4 dan gambar 5. Adapunnilai arus dan tegangan output sangat mempengaruhi nilai efisiensi karena nilai efisiensi adalah perbandingan antar daya yang keluar serta daya yang masuk ke modul photovoltaic. Untuk mengoptimalisasi daya output modul photovoltaik dapat dilakukan dengan membangun suatu sistem hibrid photovoltaic dalam hal ini pembuatan sistem Komponenutama pada sistem wiper dan washer antara lain: 1. Saklar kombinasi, 2. Motor wiper, 3. Tuas wiper, 4. Rangkaian lengan wiper, 5. Wiper blade, 6. Motor washer, 7. berfungsi sebagai pemutus aliran arus bila cam ini bertemu dengan titik kontak poin 7. Brush : berfungsi untuk meneruskan arus listrik dari field coil ke armature (23) arusdi dalam generator selama operasi normal dan selama Ground-faults di dalam gulungan-stator itu. Unsur ini mempengaruhi aliran arus di dalam generator netral yang menentukan operasi sistem perlindungan dan arus Ground-fault dalam keadaan salah penempatan. Hal itu menentukan kerusakan pada rangkian magnetik stator generator. . Wiper dan washer adalah seperangkat komponen pada mobil yang berfungsi untuk membersihkan kaca depan kendaraan secara efektif. Selain untuk membesihkan kaca depan dari debu atau kotoran yang menempel, wiper juga berfungsi untuk mengusap air yang menghalangi penghlihatan pengemudi saat hujan turun. Tanpa wiper, bisa berbahaya saat hujan karena air hujan pasti akan menghalangi penglihatan pengemudi. Lalu bagaimana cara kerja wiper ? mengapa bisa wiper mengusap kaca mobil dengan gerakan bolak balik yang pas dengan ukuran kaca ? mengapa pula kecepatan wiper bisa rendah dan bisa tinggi ? Semua pertanyaan diatas akan kita temukan jawabannya di artikel ini. Prinsip Kerja Wiper Untuk mengusap air pada kaca, wiper dilengkapi dengan blade yang memiliki bahan seperti karet yang mampu mengusap air pada permukaan kaca. Untuk menimbulkan pergerakan wiper blade yang bolak-balik maka dibuatlah sebuah mekanisme. Mekanisme ini menggunakan sumber tenaga motor listrik, kita tahu sendiri kalau motor listrik akan mengubah energi listrik pada aki menjadi energi putar. Inilah tujuan penerapan mekanisme wiper, agar gerakan putaran dari motor wiper bisa diubah menjadi gerakan bolak balik. Mekanisme ini menggunakan sebuah crank rod yang akan mengubah gerakan putaran menjadi gerakan maju mundur seperti ayunan. Untuk membagi gerakan maju mundur ini maka dibuatlah rangkaian wiper link yang akan menghubungkan crank rod dengan kedua wiper arm. Untuk membuat gerakan wiper blade pas dengan kaca, ini sudah diset dari pabrikan. Artinya kalau sistem wiper mobil A dipakai pada mobil B otomatis tidak akan pas. Lalu Bagaimana Rangkaian Kelistrikan Wiper ? Saat mengaplikasikan sistem wiper, biasanya ada beberapa mode pada saklar. Ada mode intermitten, mode low speed, dan mode high speed. Mode low speed artinya wiper bergerak dengan kecepatan rendah, high speed artinya wiper bergerak pada kecepatan tinggi dan intermitten artinya wiper hanya bergerak satu kali pada interval waktu tertentu biasanya intermitten ini digunakan saat gerimis. Semua mode itu, dapat terlaksana karena ada pengaturan skema kelistrikan wiper. Memang, sumber tenaga wiper itu dari motor listrik namun untuk membuat putaran motor listrik bervariasi maka diperlukan skema kelistrikan yang diatur sedemikian rupa. 1. Saat saklar wiper off Gambar diatas menunjukan rangkaian motor wiper saat belum dinyalakan atau saat saklar pada posisi OFF. Saat seperti ini, tidak ada aliran listrik ke motor wiper karena relay wiper motor juga tidak ada yang terhubung sehingga wiper tidak berfungsi. 2. Saat saklar wiper low speed Ketika kita putar saklar wiper ke low speed, maka relay low speed wiper akan terhubung sehingga arus listrik dari baterai langsung mengalir melewati relay dan menuju wiper. Pada wiper, arus listrik akan masuk ke low speed brush. Sehingga wiper akan bekerja dengan kecepatan rendah. 3. Saat saklar wiper high speed Ketika kita putar lagi saklar wiper ke level high speed, maka relay low speed wiper akan terputus namun relay high speed wiper akan tersambung. Sehingga meski pada low speed brush tidak ada aliran listrik, namun ada aliran listrik baru pada terminal high speed brush. Sehingga wiper akan bekerja dengan kecepatan lebih tinggi. Bagaimana Dengan Washer ? Washer itu sebenarnya bekerja seperti pompa mini, dimana pada tanki washer terdapat electric washer pump yang akan memompa air washer dengan tekanan tertentu. Dari washer pump, terdapat serangkaian selang yang akan mengalirkan air pompaan washer menuju depan kaca mobil. Sehingga ketika kita aktifkan saklar washer, air dapat menyembur keluar dari bagian depan kaca mobil. Rangakaian kelistrikannya juga sangat sederhana karena hanya menggunakan single function switch atau saklar dengan fungsi tunggal. Anda bisa melihat rangakaiannya pada gambar diatas. Itu saja artikel singkat tentang cara kerja wiper dan washer pada mobil. Semoga bisa menambah wawasan kita semua. Kontak Wiper Dan Washer – Dalam kendaraan suka-suka beragam sisi terbit kelistrikan body yang mempunyai fungsi yang berbeda. Satu diantaranya yakni sistem wiper dan washer yang mempunyai fungsi buat bersihkan kaca alat angkut secara efisien. Kian terang hubungan sistem wiper dan washer berperan bikin sapu gelas dari air hujan, selut, dan semua sempuras yang melekat sreg beling. Sementara sistem washer berperan bikin ki mendoktrin cairan pencuci untuk melincirkan performa dari wiper. Maka dari itu karenanya sistem wiper dan washer benar-benar utama lega wahana karena berkaitan dengan keselamatan dan keamanan dalam berkendaraan. Plong sistem wiper dan washer memiliki suku cadang yang berbeda. Disamping itu bagaimana sistem wiper dan washer bekerja? Bagaimana rangkaian kelistrikan sistem wiper dan washer? Barang apa onderdil sistem wiper dan washer dan perannya? Semua hal itu akan diulas pada kata sandang di pangkal. Pengertian Sistem Wiper Dan Washer Sistem wiper adalah tipeks kaca yang berperan untuk bersihkan kaca dari air hujan, salju, bubuk, lumpur, dan kotoran yang tak melekat dikaca, hingga kehadirannya terdepan buat keselamatan sopir. Diharap kaca plong ki alat meski bosor makan salih, hingga pengendara dapat mempunyai visibility nan kian panah saat berkendaraan. Jika momen hujan menyebabkan kaca otomobil makara agak kelam, bila air hujan angin nan melekat plong beling tak sesegera dibikin murni boleh membahayakan keselamatan juru mudi. Oleh karenanya pada kendaran mobil harus harus diperlengkapi dengan sistem wiper sebagai setip air hujan abu yang berpasangan lega gelas baik depan atau pantat nan main-main supaya rukyat juru mudi kendaraan di jalan lain terusik momen hujan dan kotoran maupun debu luar. Semenjana sistem washer bagaikan pembaruan fungsi bermula wiper blade dan kurangi beban puas motor wiper saat bersihkan cerih atau serbuk yang terpatok lega kaca depan dan kaca belakang momen tidak hujan abu dengan cara ki mendoktrin cairan pencuci ke kaca itu lewat lubang nozzel washer. Pada washer diperlengkapi dengan pompa yang berperan untuk memompa cairan pencuci yang ada sreg bak ke arah nozzel nan mampu pada depan kaca hingga dapat menjarum. Wiper terbagi dalam dedengkot wiper, wiper link, wiper arm, dan wiper blade. Kecukupan yang enggak puas wiper ialah ada intermitent bekerja lamban dan tak waktunya ajal dan interlock wiper berpijar saat semprotan air dari washer . Komponen Sistem Wiper Dan Washer Intern sistem wiper dan washer ada banyak komponen nan mempunyai fungsi nan berbeda. Berikut onderdil sistem wiper dan perannya 1. Battery Battery berperan bikin sumber arus privat sistem kelistrikan alat angkut. Komponen ini dapat simpan arus listrik berbentuk energi ilmu pisah. Biasanya tegangan battery yang dipakai puas kendaraan mobil yakni 12 volt. 2. Gerendel contact Kunci contact berperan menyambungkan dan putuskan serokan listrik pada sistem kelistrikan media. Pada mobil resep kontak mempunyai tiga terminal ataupun lebih, diantaranya terminal B, terminal IG, terminal ST, dan terminal ACC. 3. Sekering fuse Sekering fuse berperan ibarat pengaman komponen sistem kelistrikan semenjak kerusakan yang karena cak semau konsleting elektrik secara sekonyongkonyong. Cara kerja sekring akan patah seandainya terjadi konsleting listrik pada rangkaian kelistrikan dan susukan sirkulasi yang menerobos dari detail sekering. 4. Sakelar wiper dan washer Sakelar wiper dan washer berperan menyambungkan dan putuskan saluran arus listrik dari sumber setrum dan bahara. Posisi sakelar wiper dan washer terbagi internal status OFF berhenti, LO kelajuan kurang, HI kecepatan tingkatan, dan INT wiper bergerak secara beralih-alih 5. Motor wiper Otak wiper bermain bak pendorong intern sistem wiper. Bahan dari pelopor wiper yang dipakai ialah type metal magnet. Ada dua pendirian yang dipakai kerjakan membentangkan medan besi berani motor,yakni type wound yang mempekerjakan belitan coil untuk membikin elektro magnet, type ferrite magnet yang memakai ferrite magnet tetap. 6. Wiper arm Wiper arm terbagi privat head untuk mengikatkan wiper arm dengan wiper link, hingga pergerakan nan dibuat oleh motor wiper menjejak wiper arm. Terserah sebuah pegas nan meredam wiper blade, arm piece untuk peletakan blade dan retainer untuk meredam kesemuaannya. 7. Wiper blade Blade terbagi dalam sebuah karet bagi sapu kaca berpangkal kotoran yang menempel sreg kaca seperti abu, air hujan abu, salju dan residu. Internal pemakaiannya, karet plong periode musim lama bisa mengakibatkan berkurangnya kualitas kain karena berusul kilap matahari, temperatur, dan enggak-lain nan berganti-gantian. Setakat lakukan jaga kualitas blade karena itu dibutuhkannya pengecekan dengan integral dan teristiadat menukar blade secara berkala. 8. Wiper link Wiper link dolan untuk mengubah gerak putar berusul motor wiper jadi gerak bolak-balik sreg kutub wiper. 9. Ibarat Bak washer berperan sebagai penampungan air yang bakal disemprot untuk bersihkan satah kaca kendaraan. Pada sebagai ada pentolan washer lakukan meningkatkan air dari radiks agar disemprot puas nozzel. 10. Tokoh washer Pemrakarsa washer bermain sebagai gerakkan pompa, cak bagi keluarkan air berpokok sebagai. 11. Nozzel Nozzel dibuat mulai sejak tembaga, alumunium atau resin dalam total gaung satu maupun dua lubang semata-mata. Ketika ini cuman nozzel yang dibuat dari resin dengan lubang geprekelan adjusting orifice yang kerap dipakai. Diameter lubang orifice sekitaran 0,8 – 1,0 mm dan 16 menggraver air berbunga nozzel nan biasa wujud pengeluaran air pecah nozzel sonder menebar pada tiap lubang. Cara Kerja Nikah Kelistrikan Sistem Wiper Dan Washer Dalam rangkaian kelistrikan wiper washer ada berjenis-jenis kecepatan. Berikut pembahasan berkenaan kaidah kerja susunan kelistrikan sistem wiper dan washer Saat kunci contact dihidupkan karena itu arus melancut berpunca battery → kunci contact → fuse → terminal 4, 5, dan setopan B cam plate stanby rotasi. 1. Sakelar wiper pada status OFF Jika sakelar cak semau pada status OFF maka aliran elektrik dari baterai tidak bersirkulasi ke kunci kontak maupun saklar sehingga motor wiper dan washer tidak bekerja. 2. Saat kepantasan Low Persebaran yang stanby di terminal 4 akan disalurkan ke arah terminal 2 +1 → otak wiper → konglomerasi, hingga gembong wiper bergerak lamban. Momen sakelar stop karena itu contact lega cam plate seandainya tertanam wiper tidak mati puas palagan sediakala karena itu sirkuit yang sebelumnya stanby di perhentian B cam plate akan mengucur dahulu halte S cam plate → setopan 1 sakelar terminal s sakelar → terminal 2 +1 sakelar → motor wiper → agregat, sampai wiper lagi lagi ke ajang tadinya. Saat cam plate tidak berjumpa karena itu pelopor wiper automatis mati karena tidak ada suplay perputaran elektrik ke penggagas wiper. 3. Detik kelancaran High Aliran yang stanby di perhentian 4 akan disalurkan ke sisi terminal 3 +2 → motor wiper → konglomerat, sebatas penggerak wiper bergerak cepat. Detik sakelar stop karena itu contact pada cam plate jika tersemat wiper lain mati plong tempat sediakala karena itu arus yang sebelumnya stanby di terminal B cam plate akan mencerat lalu perhentian S cam plate → terminal 1 sakelar terminal s sakelar → terminal 2 +1 sakelar → motor wiper → massa, sampai wiper lagi lagi ke tempat awal. Saat cam plate tidak berjumpa karena itu motor wiper automatis tenang karena lain ada suplay peredaran setrum ke motor wiper. 4. Saat Kelajuan Intermittent Lega intinya, kecepatan pada sistem wiper seperti di atas. Tetapi suka-suka banyak mobil terkini yang membukit satu kecepatan lagi yaitu intermittent. Untuk rangkaian kelistrikan sistem wiper puas kecepatan intermittent seperti berikut Sreg Kecepatan Intermittent ada proses khusus nan mengakibatkan contact poin akan tersolder dan terputus secara ajek. Berikut cara kerjanya Baterai → buku sangkutan ON → wiper fuse 4 INT Relay → 2 INT Relay → -S wiper switch → +1 wiper switch → +1 wiper biang keladi → wiper gembong → E wiper inisiator → agregat – Wiper mengalir lamban. Int relay akan tersambung dan terputus sebatas menciptakan menjadikan dalang wiper bergerak terus-terusan dengan kecepatan lamban. 5. Saat Washer ON Arus yang stanby di halte 5 akan mencurat ke arah perhentian 6 → motor washer → konglomerasi, hingga penggagas washer memompa air puas reservoir hingga bisa disemprot oleh nozle bagi menolong bersihkan gelas. Detik OFF karena itu motor washer akan antap karena bukan ada suplay aliran listrik. Di atas yaitu pembahasan atau ulasan mengenai gayutan kelistrikan sistem wiper dan washer. Pembahasan mulai dari pengertian, fungsi, suku cadang, maupun mandu kerja koalisi sistem wiper dan washer. Mudah-mudahan dapat meninggi wawasan pengetahuan. A wiper is a device used to clean rainwater and particles from glass that can block the vision of heavy equipment operators during rainy weather. To clean rainwater from the glass, the operator must activate the wiper switch. When the operator is focused on work often the operator forgets to turn on the windshield wipers or turns off the windshield wipers, it can disturb the operator's concentration especially on the machine when working. Automatic wipers are devices that detect rainwater with the help of a raindrop sensor FC 37 to activate the wiper motor without the need to activate the switch. With this automatic wiper the operator can comfortably work when the weather is rainy. The purpose of making a microcontroller arduino ino R3 based automatic wiper simulation tool is as a learning media for wiper electrical system applications on heavy equipment. The results obtained from simulation testing based on the standard operating procedures that have been made and successfully work well without problems. Discover the world's research25+ million members160+ million publication billion citationsJoin for free Jurnal Teknologi MEDIA PERSPEKTIF Vol. 12, No. 1, Juni 2020, pp. 42~51 ISSN 2723-6099 [e] - ISSN 1214-3819 [p] Rancang Bangun Alat Simulasi Wiper…, Abd. Halim, Abdul Muis, Abdul Halik, Muhammad Saiful 42 Rancang Bangun Alat Simulasi Wiper Otomatis Berbasis Microcontroller Sebagai Media Pembelajaran Wiper Electrical System Alat Berat Abdul Halim1*, Abdul Muis2, Abdul Halik3, Muhammad Saiful4 123Program Studi Teknik Alat Berat Jurusan Teknik Mesin, Politeknik Negeri Samarinda, KALTIM, 75131, Indonesia 4Alumni D3 Program Studi Teknik Alat Berat POLNES Coop. PT. Trakindo Utama, KALTIM, 75131, Indonesia Article Info ABSTRAK Article history Received March 02nd, 2020 Revised May 15th, 2020 Accepted May 28th, 2020 Wiper adalah perangkat yang digunakan untuk membersihkan air hujan dan partikel dari kaca yang dapat menghalangi penglihatan dari operator alat berat ketika cuaca hujan. Untuk membersihkan air hujan dari kaca, operator harus mengaktifkan switch wiper. Ketika operator sedang fokus dalam pekerjaan sering kali operator lupa mengaktifkan wiper atau mematikan wiper, hal tersebut dapat mengganggu konsentrasi operator khususnya pada alat berat saat bekerja. Wiper otomatis merupakan perangkat yang mendeteksi air hujan dengan bantuan raindrop sensor FC 37 untuk mengaktifkan motor wiper tanpa perlu mengaktifkan switch. Dengan adanya wiper otomatis ini operator dapat dengan nyaman bekerja ketika cuaca sedang hujan. Tujuan dari membuat alat simulasi wiper otomatis berbasis mikrokontroler arduino uno R3 adalah sebagai media pembelajaran sistim kelistrikan wiper aplikasi di alat berat. Hasil yang diperoleh dari pengujian simulasi berdasarkan SOP yang telah dibuat dan berhasil bekerja dengan baik tanpa problem. Kata kunci Simulasi, Wiper otomatis, Mikrokontroler, Alat berat ABSTRAK A wiper is a device used to clean rainwater and particles from glass that can block the vision of heavy equipment operators during rainy weather. To clean rainwater from the glass, the operator must activate the wiper switch. When the operator is focused on work often the operator forgets to turn on the windshield wipers or turns off the windshield wipers, it can disturb the operator's concentration especially on the machine when working. Automatic wipers are devices that detect rainwater with the help of a raindrop sensor FC 37 to activate the wiper motor without the need to activate the switch. With this automatic wiper the operator can comfortably work when the weather is rainy. The purpose of making a microcontroller arduino ino R3 based automatic wiper simulation tool is as a learning media for wiper electrical system applications on heavy equipment. The results obtained from simulation testing based on the standard operating procedures that have been made and successfully work well without problems. Keywords Simulation, Automatic wiper, Microcontroller, Heavy equipment Copyright © 2020 Jurnal Teknologi MEDIA PERSPEKTIF All rights reserved Corresponding Author Abd. Halim Department of Mechanical Engineering Politeknik Negeri Samarinda, Jl, Ciptomangunkusumo Kampus Gunung Lipan, Samarinda 75131, Indonesia Email halim72 Vol. 12, No. 1, Juni 2020, pp. 41~51 ISSN 2723-6099 [e] - ISSN 1214-3819 [p] Rancang Bangun Alat Simulasi Wiper…, Abd. Halim, Abdul Muis, Abdul Halik, Muhammad Saiful 43 1. PENDAHULUAN Wiper adalah perangkat yang digunakan untuk membersihkan air hujan dan partikel dari kaca depan atau belakang yang dapat menghalangi penglihatan dari operator. Hampir semua kendaraan bermotor termasuk kereta api, pesawat terbang, perahu dan terkhususnya alat berat dilengkapi dengan wiper. Wiper pertama kali diperkenalkan oleh seorang bernama Mary Anderson, saat itu cara kerja wiper dengan memutar-mutar handle dari dalam kabin untuk menggerakkan karet wiper yang menempel di bagian luar kaca. Sebuah wiper umumnya terdiri dari lengan berputar di satu ujung dengan pisau karet. Pisau berayun bolak-balik diatas kaca untuk mendorong air dan puing-puing dari permukaan kaca. Selama ini untuk menentukan kecepatan putaran pembiasnya dilakukan dengan cara manual yaitu dengan switch manual menyesuaikan intensitas hujan yang turun. Hal tersebut dapat mengganggu konsentrasi operator khususnya pada alat berat saat bekerja. Selain faktor kelelahan dan banyaknya tuas atau handle yang harus dioperasikan, kondisi hujan yang turun juga mengharuskan operator untuk menghidupkan wiper. Hal ini menyebabkan hilangnya konsentrasi operator dan dalam waktu yang singkat akan sangat berbahaya, kondisi ini diperparah dengan ukuran unit yang sangat besar dan intensitas hujan yang deras, sehingga operator tidak bisa melihat kondisi di depannya. Dari permasalahan diatas, maka perlu dikembangkan suatu system hardware untuk melakukannya. Sistem ini menangkap kelembapan air hujan dengan sensor, kemudian secara otomatis data diproses di dalam mikrokontroller. Penggunaan mikrokontroller dikarenakan mikrokontroller saat ini banyak digunakan untuk kontrol sistem dan otomatisasi serta kemudahannya dalam diprogram. Penelitian terkait dengan penggunaan jenis wiper dengan pengontrolannya yang berbeda beberapa tahun terakhir. Pembuatan Alat simulasi pada sistem kelistrikan wiper sebagai media pembelajaran di SMK [1], perbedaan dari penelitian sebelumnya adalah penulis pada sistem pengontrolan kerja wiper yang awalnya dikontrol secara manual, kemudian dibuat pengontrolan secara otomastis oleh sensor hujan raindrop sensor yang di kontrol oleh mikrokontroler. Pembuatan prototype pembersih otomatis solar panel, membuat sistem kendali intensitas debu dan waktu untuk kebutuhan alat pembersih otomatis solar panel, proses pembacaan menggunakan sensor debu dan modul RTC, untuk penggerak wiper menggunakan motor servo [2]. Penelitian yang sama tapi dengan obyek yang berbeda yaitu memanfaatkan sensor hujan untuk sistim jemuran pintar [3]. Begitupula sistem peringatan dini banjir menerapkan modul FC-37 [4] dan perancangan sebuah sistem monitoring pendeteksian hujan dan suhu berbasis sensor secara real time [5]. Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan, permasalahan yang akan diungkapkan dalam penelitian ini bagaimana desain dan program yang digunakan pada microcontroller dan cara menggerakan motor wiper secara otomatis dengan sensor yang digunakan sebagai alat simulasi pada electrical system wiper alat berat. Kajian Teoritis Pengaplikasian Wiper Otomatis pada Alat Berat Alat berat didesain untuk melakukan pekerjaan konstruksi pembangunan, beberapa unit alat berat sering kali tidak beroperasi ketika cuaca dalam keadaan hujan deras. Sehingga pengaplikasian wiper otomatis ini digunakan pada beberapa alat berat yang memungkinkan bekerja ketika cuaca hujan yang tidak deras. Beberapa diantaranya adalah track type tractor, excavator, bachoe loader, grader, semua merupakan machine yang digunakan untuk road maintenance dan penggalian untuk memindahkan material dari suatu area, dan menempatkannya ke tempat lain. Sistem Wiper Sistem wiper merupakan pembersih kaca yang berfungsi menghilangkan air hujan, salju, debu, lumpur, dan kotoran-kotoran lainnya yang menempel pada kaca, sehingga wiper termasuk komponen yang sangat penting untuk keselamatan operator, khususnya operator alat berat. Kaca pada unit alat berat diharapkan selalu dalam kondisi bersih, sehingga operator mempunyai visibilitas yang jelas terhadap kondisi jalan yang dilaluinya. Jika hal ini diabaikan, maka akan membahayakan keselamatan operator maupun orang lain. Oleh karena itu, unit alat berat yang dilengkapi dengan kaca depan harus dilengkapi wiper sebagai pembersih air hujan, untuk menghindari mengurangnya penglihatan ketika mengemudikan unit alat berat di jalan. Wiper terdiri dari motor wiper, wiper link, wiper arm, dan wiper blade . kelengkapan lainnya pada wiper adalah intermitten bekerja lambat dan mempunyai jeda berselang. Wiper mempunyai beberapa komponen dapat dilihat secara langsung dan ada juga yang tidak dilihat secara langsung atau berada dibalik bodi unit. Komponen-komponen yang dapat dilihat secara langsung antara lain wiper arm , wiper blade dan nozzle, sedangkan komponen-komponen yang tidak dapat dilihat secara langsung antara lain motor wiper, dan wiper link. Vol. 12, No. 1, Juni 2020, pp. 41~51 ISSN 2723-6099 [e] - ISSN 1214-3819 [p] Rancang Bangun Alat Simulasi Wiper…, Abd. Halim, Abdul Muis, Abdul Halik, Muhammad Saiful 44 Komponen Sistem Wiper Sistem wiper memiliki komponen dan sistem kelistrikan yang sederhana, sehingga nantinya akan mudah untuk mempelajari sistem wiper. Komponen-komponen pada sistem wiper secara umum antara lain sebagai berikut pada Tabel 1 Tabel 1. Komponen sistim wiper Switch Wiper berfungsi untuk mengaktifkan atau menghidupkan motor penggerak. Bila dihubungkan, arus listrik akan mengalir dari baterai, setelah melalui kunci kontak kemudian melewati fuse dan wiper motor. Switch ini umumnya mempunyai dua posisi, putaran lambat dan putaran cepat, namun ada juga yang mempunyai 3 posisi, yaitu posisi “intermitten” dimana motor akan aktif secara berkala selama selang beberapa waktu tertentu. Posis switch wiper A pada cabin operator [6]. Wiper Motor Motor wiper merupakan salah satu komponen penting yang berfungsi sebagai penggerak dalam sistem wiper. Motor wiper yang digunakan adalah tipe besi magnet. Ada dua cara yang dapat digunakan untuk menimbulkan medan magnet motor, tipe wound yang menggunakan lilitan coil untuk membuat elektro magnet, dan tipe ferrite magnet yang menggunakan ferrite magnet permanen. Pada saat ini ferrite magnet banyak digunakan dan dikembangkan karena lebih kompak, ringan, ekonomis serta menggunakan motor DC. Wiper link Wiper link berfungsi mengubah gerak putar dari motor wiper menjadi gerak bolak-balik pada poros wiper. Dalam mekanisme tipe paralel tandem, maka motor mulai memutarkan crank arm bila motor dihidupkan. Batang penghubung tarik-dorong dihubungkan dengan crank arm, menyebabkan arm bekerja untuk membuat gerak penghapusan setengah lingkaran mengelilingi poros pivot. Linking rod lain yang terpasang pada kerja arm selalu membuat gerak penghapusan setengah lingkaran secara paralel. Bila poros pivot kiri dan kanan berputar pada arah yang sama, maka lengan wiper kiri dan kanan dapat bekerja secara paralel. Wiper Arm Wiper arm terdiri dari head yang berfungsi untuk mengikaat wiper arm dengan wiper shaft, spring yang berfungsi untuk menahan blade, arm piece yang berfungsi untuk pemasangan blade serta retainer untuk menahan keseluruhannya. Vol. 12, No. 1, Juni 2020, pp. 41~51 ISSN 2723-6099 [e] - ISSN 1214-3819 [p] Rancang Bangun Alat Simulasi Wiper…, Abd. Halim, Abdul Muis, Abdul Halik, Muhammad Saiful 45 Wiper Blade Wiper blade terdiri dari sebuah karet untuk membersihkan permukaan kaca, suatu kombinasi dari leaf spring packing dan beberapa lever, dan clip untuk memasang blade pada bagian wiper arm. Arduino Uno R3 Arduino Uno R3 [7] adalah papan mikrokontroler berdasarkan AT mega328P datasheet. Alat ini memiliki 14 pin input / output digital 6 lainnya dapat digunakan sebagai output PWM, 6 input analog, kristal kuarsa 16 MHz, koneksi USB, terminal listrik, header ICSP dan tombol reset. Alat ini berisi semua yang dibutuhkan untuk mendukung mikrokontroler. Cukup hubungkan ke komputer dengan kabel USB atau nyalakan dengan adaptor AC-to-DC atau baterai untuk menjalankannya. Gambar 1. Arduino Uno R3 ArduinoUno dapat diaktifkan melalui koneksi USB atau dengan catu daya eksternal. Sumber daya akan dipilih secara otomatis. Eksternal non-USB daya dapat berasal dari adaptor AC-DC atau baterai. Pada input adaptor AC-DC dapat dihubungkan dengan menancapkan sebuah konektor ukuran 2,1mm dengan pusat-positif ke colokan yang telah tersedia pada board. Sedangkan penggunaan baterai dapat dimasukkan ke dalam header pin Gnd dan Vindari konektor daya. ArduinoUnoR3 dapat beroperasi pada pasokan eksternal 6 sampai 20 volt. Meskipun ArduinoUnoR3 dapat diberi tegangan kurang dari 7V, namun hal ini mengakibatkan ketidakstabilan. Kemudian ketika menggunakan tegangan lebih dari 12V, regulator tegangan akan panas dan merusak papan. Tegangan yang disarankan adalah 7 sampai 12 volt [8][9][10]. Sensor Hujan FC 37 FC 37 Raindrop Raindrop sensor sensor hujan merupakan sebuah alat yang dapat mendeteksi hujan atau adanya cuaca hujan yang berada di sekitarnya, sensor ini dapat digunakan sebagai switch, saat adanya tetesan air hujan yang jatuh melewati raining board yang terdapat pada sensor, selain itu raindrop sensor dapat juga digunakan untuk mengukur intensitas curah hujan [11][12][13]. Output analog raindrop sensor digunakan untuk melakukan pendeteksian hujan, dengan kondisi nilai output sensor tinggi pada saat tidak mendeteksi hujan, sedangkan pada saat sensor mendeteksi hujan, nilai output sensor rendah. Gambar 2, memperlihatkan modul raindrop sensor [11]. Gambar 2. Sensor hujan FC 37 Vol. 12, No. 1, Juni 2020, pp. 41~51 ISSN 2723-6099 [e] - ISSN 1214-3819 [p] Rancang Bangun Alat Simulasi Wiper…, Abd. Halim, Abdul Muis, Abdul Halik, Muhammad Saiful 46 Fitur modul, Rain Board dan Control Board yang terpisah untuk kenyamanan yang lebih, indikator daya LED dan sensitivitas yang dapat disesuaikan dengan potensiometer, serta output data analog dapat digunakan untuk mendeteksi intensitas rintik air hujan. LCD Liquid Cristal Display 16 x 2 Gambar 3. LCD 16 x 2 Liquid cristal display adalah salah satu komponen elektronika yang berfungsi sebagai tampilan suatu data, baik karakter, huruf ataupun grafik. LCD adalah salah satu jenis display elektronik yang dibuat dengan teknologi CMOS logic yang bekerja dengan tidak menghasilkan cahaya tetapi memantulkan cahaya yang ada di sekelilingnya terhadap front-lit atau mentransmisikan cahaya dari back-lit. LCD Liquid Cristal Display berfungsi sebagai penampil data baik dalam bentuk karakter, huruf, angka ataupun grafik. Modul Relay Arduino Gambar 4. Modul Relay Relay berfungsi sebagai saklar otomatis. Prinsip kerja relay adalah elektromagnetik untuk merubah kondisi saklar yang dapat menghantarkan arus listrik dengan tegangan yang lebih tinggi. Ada dua macam jenis relay yaitu 1. Normally Close NC dengan kondisi awaI saklar selalu berada pada posisi tertutup. 2. Normally Open NO dengan kondisi awaI saklar seIaIu berada pada posisi terbuka. 2. METODOLOGI Untuk pembuatan alat simulasi wiper otomatis berbasis mikrokontroler ini ada beberapa tahap harus dilaksanakan. Gambar 3 memperlihatkan tahapan yang dilakukan dalam perancangan dan pembuatan alat, diawali dengan identifikasi masalah dan pengumpulan data, sampai pada pengujian alat apakah alat berfungsi sesuai dengan yang diinginkan atau tidak. Untuk membuat program yang baik dan sesuai dengan tujuan penelitian, maka terlebih dahulu dibuat rancangan program dalam suatu diagram alir flow chart dari program yang dibuat agar alat bekerja berdasarkan program yang diinginkan. Vol. 12, No. 1, Juni 2020, pp. 41~51 ISSN 2723-6099 [e] - ISSN 1214-3819 [p] Rancang Bangun Alat Simulasi Wiper…, Abd. Halim, Abdul Muis, Abdul Halik, Muhammad Saiful 47 Gambar 5. Diagram Alir Penelitian Setelah masalah telah di identifikasi kemudian masuk pada pengumpulan data. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara terhadap technician atau operator alat berat dan mencari referensi pada internet ataupun modul pembelajaran untuk memperluas wawasan untuk membuat sebuah alat simulasi. Kemudian melakukan perencanaan dengan cara mempersiapkan bahan pada tabel 2 dan peralatan yang dipelukan pada tabel 3 untuk proses pembuatan alat simulasi. Tabel 2. Bahan-bahan Alat simulasi Vol. 12, No. 1, Juni 2020, pp. 41~51 ISSN 2723-6099 [e] - ISSN 1214-3819 [p] Rancang Bangun Alat Simulasi Wiper…, Abd. Halim, Abdul Muis, Abdul Halik, Muhammad Saiful 48 Tabel 3. Peralatan pembuatan alat simulasi wiper Desain dari alat simulasi pada gambar 4 perlu dibuat untuk mempermudah dalam proses perakitan alat, proses desain ini menggunakan sketchup 2017. Gambar 6. Desain alat Wiper otomatis Untuk rangkaian sistem arduino komponennya meliputi arduino uno, regulator, relay,sensor hujan, dan LCD , pada gambar dibawah merupakan rangkaian sistem kerja wiper otomatis. Gambar 7. Rangkaian arduino dan sensor hujan Vol. 12, No. 1, Juni 2020, pp. 41~51 ISSN 2723-6099 [e] - ISSN 1214-3819 [p] Rancang Bangun Alat Simulasi Wiper…, Abd. Halim, Abdul Muis, Abdul Halik, Muhammad Saiful 49 3. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil dari proses pembuatan dan pemrograman alat wiper otomatis ini berupa proses pengetesan alat secara mode manual dan mode otomatis. Proses ini dilakukan untuk membandingkan sistem kerja wiper yang masih di kontrol secara manual menggunakan switch dan otomatis menggunkan sensor hujan untuk menggerakan motor wiper. Untuk pengontrolan secara manual, wiper digerakan hanya dengan 2 speed , yaitu speed 1 dan speed 2 untuk menggerakan motor wiper. Sedangan pengontrolan secara otomatis wiper motor bekerja ketika sensor hujan menangkap air hujan yang di dapat sebesar 20 % yang mengakibatkan motor wiper akan bekerja dengan sendirinya. Ketika air hujan yang di terima sensor kurang dari 20 % maka motor wiper akan berhenti dengan sendirinya. Untuk hujan yang di alirkan pada sensor hujan alat ini dibuat sebuah hujan buatan dengan tanki air pada gambar 6 yang di alrkan oleh water pump menuju kaca. Gambar 8. Alat simulasi Gambar 9. Tanki air Pada mode otomatis wiper akan bekerja ketika sensor hujan membaca kelembapan air sebesar 20 % yang terbaca pada LCD Wiper ON dengan tingkat rain level berbeda untuk menggerakan motor wiper, ketika dibawah 20% LCD akan terbaca rain sensing sehingga motor wiper tidak akan bekerja atau berhenti. Gambar 10. LCD Wiper Automatic Pengujian berikutnya adalah pengukuran pada motor wiper dengan tujuan berapa daya yang diperlukan untuk menggerakan motor wiper dengan kapasitas power supply 12 volt 30 ampere. Sehingga jika alat ini dipasang pada unit alat berat komponen seperti aksesoris lamp, horn,dan lainnya tidak terganggu atau terbebani. Tabel 3. Hasil pengukuran motor wiper Pengukuran diatas dapat disimpulkan power supply dengan kapasitas 12 volt 30 ampere dengan daya 360 watt, dapat menggerakan motor wiper dengan speed 1 menggunkan 4,6 watt dan speed 2 menggunakan 7,7 watt sehingga jika digunakan pada batterai unit alat berat daya yang digunakan cukup untuk menggerakan motor wiper. Vol. 12, No. 1, Juni 2020, pp. 41~51 ISSN 2723-6099 [e] - ISSN 1214-3819 [p] Rancang Bangun Alat Simulasi Wiper…, Abd. Halim, Abdul Muis, Abdul Halik, Muhammad Saiful 50 Pengukuran selanjutnya dilakukan dari power supply ke komponen arduino untuk mengecek berapa arus dan tegangan yang disuplai untuk mengaktifkan sistem kerja wiper otomatis. 1. Power supply ke regulator = 11,59 Volt Ketika switch mode manual tegangan yang disuplai dari power supply ke regulator sebesar 11,59 V untuk mengaktifkan motor wiper dan water pump. 2. Regulator ke Arduino = 9, 25 Volt Ketika Switch mode otomatis tegangan yang di suplai dari power supply menuju regulator akan diturunkan sebesar 9,25 V, untuk disuplai menuju arduino dan mengaktifkan mode wiper otomatis. Sensor hujan bekerja ketika tegangan naik ataupun turun, yang kemudian dikirimkan oleh sensor hujan menuju modul sensor hujan pada arduino kemudian data akan diolah arduino untuk mengaktifkan relay menuju motor wiper. 1. Ketika sensor tidak terkena air dengan presentasi air 8 % maka tegangan yang di hasilkan adalah 3,7 Volt 2. Ketika sensor terkena air dengan presentasi air 87 % maka tegangan yang di hasilkan adalah 1,5 Volt 4. KESIMPULAN Setelah melakukan perancangan dan perakitan terhadap alat sistem wiper otomatis yang menggunakan arduino dan sensor hujan sebagai pengontrolan untuk menggerakan motor wiper dan juga telah dilakukannya proses pengujian alat serta pengukuran terhadap tegangan, arus, dan resistansi pada alat tersebut baik dalam kondisi mode wiper manual ataupun mode wiper otomatis maka dapat ditarik kesimpulan bahwa 1. Untuk mengoperasikan wiper dalam mode manual hanya menggunakan 2 speed, yaitu speed 1 dan speed 2. Mode manual ini di buat sebagai contoh pada unit yang masih menggunkan swith secara manual untuk mengaktifkan wiper. 2. Untuk mengoperasikan wiper dalam mode otomatis, motor wiper akan bekerja menggerakan wiper blade dengan sendirinya jika air hujan membasahi sensor hujan dan mencapai tingkat kelembapan sebesar 20 % untuk menggerakan wiper motor. Jika sensor hujan menerima air dengan kelembapan di bawah 20 %, atau 10 %, wiper motor akan mati dengan sendirinya tanpa perlu mematikan switch wiper motor. 3. Sistem wiper otomatis bekerja karena adanya tegangan yang dikirimkan oleh sensor hujan menuju arduino, denga hasil pengukuran pada sensor ketika sensor membaca kelembapan di bawah 20 % dengan tegangan 3,7 volt maka relay akan normally open, dan ketika sensor membaca kelembapan di atas 20 % dengan tegangan tegangan 1,5 volt maka relay akan normally close untuk mengaktifkan wiper motor. 5. UCAPAN TERIMA KASIH Terima kasih diucapkan kepada pihak Manajemen Workshop Program Studi Teknik Alat Berat Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Samarinda 6. DAFTAR PUSTAKA [1] Nurhadi Wijaksono, “Media Pembelajaran Sistem Kelistrikan Wiper Dan Washer Di SMK Negeri 1 Sedayu”, Tugas Akhir, Universitas Negeri Yogyakarta, 2015. [2] M. R. Wira Kesuma, E. Apriaskar, and Djunaidi, "Rancang Bangun Sistem Pembersih Otomatis Pada Solar Panel Menggunakan Wiper Berbasis Mikrokontroler," Jurnal Ilmiah Elektronika, vol. 19, no. 1, 2020 [3] T. M. Banjarnahor, Sumarno, B. E. Damanik, I. Gunawan and . I. O. Kirana, "Jemuran Pintar Dengan Sensor Ldr, Sensor Hujan, Sensor Suhu Dan Sensor KecepatanAngin Berbasis Arduino," Jurnal Building of Informatics, Technology and Science BITS, vol. 1, no. 2, pp. 75-81, 2019. [4] S. Mahardika, W. Kurniawan and F. Bakhtiar, “Implementasi Sistem Real Time untuk Pendeteksi Dini Banjir berbasis ESP8266 dan Weather API," Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, vol. 3, no. 8, pp. 8238-8247, 2019. Vol. 12, No. 1, Juni 2020, pp. 41~51 ISSN 2723-6099 [e] - ISSN 1214-3819 [p] Rancang Bangun Alat Simulasi Wiper…, Abd. Halim, Abdul Muis, Abdul Halik, Muhammad Saiful 51 [5] Muhamad Yusvin Mustar, R. O. W,” Implementasi Sistem Monitoring Deteksi Hujan dan Suhu Berbasis Sensor Secara Real Time Implementation of Rain Detection and Temperature Monitoring System Based on Real Time Sensor,” Semesta Teknika, vol. 20, pp. 20–28, 2017 [6] Depart. Training Center, “Fundamental of Electrical System,” PT Trakindo Utama, Cileungsi, Bogor 2008. [7] G. Wohingati, and A. Subari, "Alat Pengukur Detak Jantung Menggunakan Pulsensor Berbasis Arduino Uno R3 Yang Diintegrasikan Dengan Bluetooth," Gema Teknologi, vol. 17, no. 2, Aug. 2015. [8] Wicaksono, MF, Hidayat,” Mudah Belajar Mikrokontroler Arduino,” Bandung Informatika 2017. [9] Francisco, A. R. L,”IDE Arduino,” Journal of Chemical Information and Modeling, 539, 1689-1699, 2013 [10] Kholilah, I., & Al Tahtawi, A. R., ”Aplikasi Arduino-Android untuk Sistem Keamanan Sepeda Motor., Jurnal Teknologi Rekayasa, 11, 53, 2017. [11] Katyal, A., Yadav, R., & Pandey, M,” Wireless Arduino Based Weather Station,” International Journal of Advanced Research in Computer and Communication Engineering, vo. 5, no. 4, 2016. [12] Sulastri, R.,” Prototype Kendali Buka/Tutup Dan Penyiraman Tanaman Cabai Berbasis Mikrokontroler Dan SMS Gateway,” Politeknik Negeri Sriwijaya, 2016. [13] Unsal, E., Milli, M., Aktaş, Ö., & Çebi, Y.,” Low-cost Wireless Sensor Networks for Greenhouse Monitoring Applications,” Presented at the 4th International Conference on Advanced Technology & Sciences ICAT’Rome, 2016 ResearchGate has not been able to resolve any citations for this ini memiliki tujuan untuk memudahkan pekerjaan manusia dalam masalah pembersihan solar panel. Apabila sekitar solar panel terdapat debu dan kotoran, alat pembersih ini akan otomatis membersihkan solar panel. Selain berdasarkan kadar debu, alat ini juga akan beroperasi ketika waktu menunjukan pukul WIB dan WIB. Metode yang digunakan dalam rancang bangun ini diawali dengan pembuatan prototype pembersih otomatis solar panel, membuat sistem kendali intensitas debu dan waktu untuk kebutuhan alat pembersih otomatis solar panel. Proses pembacaan menggunakan sensor debu dan modul RTC, untuk penggerak wiper menggunakan motor servo. Sebagai pengendalinya menggunakan arduino uno dengan pemrograman bahasa C. Hasil dari pengambilan data menunjukan bahwa alat ini efisien dalam pembersihan solar panel, karena terdapat selisih tegangan rata rata sekitar 44,6% dalam pengujian waktu dan 73% dalam pengujian berdasarkan kadar Wahyu Wohingati Arkhan SubariGaluh Wahyu Wohingati, Arkhan Subari, in paper pulse measuring tool using pulsesensor based on Arduino Uno R3 integrated with Bluetooth explain that emerging disease and claimed the lives of many people is often due to late treatment , when it should be in the modern era has many tools made to overcome this problem , medical devices can only be used by medical experts , and of course takes time and no small cost . as well as heart disease which sometimes can only be detected when it is advanced because of the lack of monitoring , both from people who are sick or from a doctor . Other factors that cause costs adalahkesibukan and not everyone can do medical check- ups regularly . Whereas By knowing the health condition of a person's heart rate will then be awake , do not need expensive care from a doctor , but could by changing lifestyle . Therefore it needs to be made a tool that can measure heart rate , showing whether or not the condition of the heart and of course, this tool can be used by everyone without development of technology and the number of components on the market which can be accessed , Arduino Uno facilities in R3 can be used . Arduino is a physical computing platform that is open source means , Arduino can be developed by many people , not just programmers .But not just a development tool , Arduino is a combination of hardware , programming language and integrated development environment IDE that is advanced . Paired with a pulse sensor , a media reader analog heart rate is then converted into digital data that is in the readings , then integrated using serial bluetoothsecara so it can be displayed on your android smartphone and used repeatedly as needed measurements .. Keywords Arduino Uno R3 , pulse sensor , BluetoothIka Kholilah Adnan Rafi Al TahtawiSistem keamanan sepeda motor diperlukan untuk mengatasi peningkatan pencurian sepeda motor. Saat ini, solusi yang biasa dilakukan oleh pemilik sepeda motor hanya dengan memakai kunci ganda saja dimana pencuri sudah sangat menguasainya. Untuk itu diperlukan suatu sistem keamanan yang lebih baik. Dalam makalah ini, akan dipaparkan suatu sistem keamanan sepeda motor berbasis Arduino-Android. Sistem kemanan ini berbasis relai dan akan dikendalikan melalui smartphone dengan sistem operasi Android KitKat. Sistem komunikasi dirancang dengan menggunakan modul bluetooth HC-06 yang dapat diintegrasikan dengan papan mikrokontroler Arduino Uno. Detail perancangan sistem dijelaskan pada makalah ini. Hasil pengujian menunjukan jarak maksimal komunikasi bluetooth antara pengendali smartphone dengan sistem pada sepeda motor yaitu 10 kunci sistem keamanan, Arduino, Android, bluetooth, sepeda motorRecent improvements in embedded devices, sensing technologies and wireless communications allow real world deployment of Wireless Sensor Networks WSNs. These networks are used for various types of applications such as monitoring the environment, disaster detection systems, home automation, medical health-care and military systems. Moreover, these networks can be implemented in agricultural applications such as greenhouse monitoring systems. Greenhouses are transparently isolated structures, which provides suitable climatic conditions to grow various types of plants. In order to control farming activities, the climatic conditions of this structures should be monitored continuously. In this study, a low cost WSN is proposed to monitor the various types of plants and the climatic conditions of the greenhouses. Two types of Arduino platform suitable sensor nodes are developed to monitor inside and outside of the greenhouses. While the sensor nodes placed inside of the greenhouse monitor temperature, humidity and soil moisture of the environment, the sensor nodes placed outside of the greenhouse monitor temperature, humidity, rain and intensity of light levels. The sensor network consists of multi-hop tree based network architecture and includes three types of nodes which are sensor nodes, repeater nodes and a gateway node. The incoming data collected from the sensor nodes is stored in to a MySQL database. In order to visualize the collected information from the sensor nodes, monitoring applications are developed. Finally, the developed system is tested in laboratory conditions and the results show that the proposed system can be used to monitor and evaluate greenhouse farming fields. In the future, energy harvesting techniques by using solar panels will be added to prolong lifetime of the sensor nodes. In addition, the power consumption of the sensor nodes will be reduced and the durability of the network will be Pembelajaran Sistem Kelistrikan Wiper Dan Washer Di SMK Negeri 1 SedayuNurhadi WijaksonoNurhadi Wijaksono, "Media Pembelajaran Sistem Kelistrikan Wiper Dan Washer Di SMK Negeri 1 Sedayu", Tugas Akhir, Universitas Negeri Yogyakarta, Pintar Dengan Sensor Ldr, Sensor Hujan, Sensor Suhu Dan Sensor KecepatanAngin Berbasis ArduinoT M BanjarnahorB E SumarnoI Damanik. I O GunawanKiranaT. M. Banjarnahor, Sumarno, B. E. Damanik, I. Gunawan and. I. O. Kirana, "Jemuran Pintar Dengan Sensor Ldr, Sensor Hujan, Sensor Suhu Dan Sensor KecepatanAngin Berbasis Arduino," Jurnal Building of Informatics, Technology and Science BITS, vol. 1, no. 2, pp. 75-81, Sistem Real Time untuk Pendeteksi Dini Banjir berbasis ESP8266 dan Weather APIS MahardikaW KurniawanF BakhtiarS. Mahardika, W. Kurniawan and F. Bakhtiar, "Implementasi Sistem Real Time untuk Pendeteksi Dini Banjir berbasis ESP8266 dan Weather API," Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, vol. 3, no. 8, pp. 8238-8247, Sistem Monitoring Deteksi Hujan dan Suhu Berbasis Sensor Secara Real Time Implementation of Rain Detection and Temperature Monitoring System Based on Real Time SensorR O Muhamad Yusvin MustarMuhamad Yusvin Mustar, R. O. W," Implementasi Sistem Monitoring Deteksi Hujan dan Suhu Berbasis Sensor Secara Real Time Implementation of Rain Detection and Temperature Monitoring System Based on Real Time Sensor," Semesta Teknika, vol. 20, pp. 20-28, 2017Fundamental of Electrical SystemTraining DepartCenterDepart. Training Center, "Fundamental of Electrical System," PT Trakindo Utama, Cileungsi, Bogor 2008.Mudah Belajar Mikrokontroler ArduinoM F WicaksonoWicaksono, MF, Hidayat," Mudah Belajar Mikrokontroler Arduino," Bandung Informatika 2017.

aliran arus pada sistem wiper